Amal yang Kecil Tapi Besar di Sisi Allah
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ.
Amal yang Kecil, Tapi Besar di Sisi Allah
Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,
Jangan pernah meremehkan kebaikan. Karena kita tidak tahu amal mana yang akan diterima Allah. Kita tidak tahu sedekah mana yang menjadi sebab keselamatan. Kita tidak tahu doa mana yang membuka pintu langit. Kita tidak tahu air mata mana yang menjadi sebab Allah mengampuni dosa-dosa kita.
Di hari kiamat nanti, semua akan ditimbang. Yang kecil tidak hilang, yang tersembunyi tidak luput, yang dilupakan manusia tetap tercatat di sisi Allah.
Allah berfirman:
"Barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah niscaya dia akan melihatnya, dan barang siapa mengerjakan keburukan seberat zarrah niscaya dia akan melihatnya." (QS. Az-Zalzalah: 7-8)
1. Senyum yang Tulus Bisa Menjadi Sedekah
Saudaraku kaum muslimin,
Senyum terlihat sederhana. Tidak membutuhkan harta, tidak membutuhkan tenaga besar, tetapi bisa menenangkan hati orang lain. Senyum yang tulus bisa mengangkat beban seseorang, membuat saudara kita merasa dihargai, dan menjadi tanda akhlak yang baik.
Di tengah zaman yang banyak membuat hati keras, wajah yang ramah dan ucapan yang lembut adalah nikmat. Jangan remehkan kebaikan yang membuat orang lain merasa tidak sendirian.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:
"Senyummu di hadapan saudaramu adalah sedekah bagimu." (HR. Tirmidzi)
2. Sedekah Sedikit Bisa Menyelamatkan
Jamaah yang dirahmati Allah,
Sedekah bukan hanya milik orang kaya. Setiap hamba bisa memberi sesuai kemampuan. Jangan menunggu banyak baru berbagi. Jangan menunggu lapang baru peduli. Harta yang sedikit bila diberikan dengan ikhlas bisa besar nilainya di sisi Allah.
Yang Allah lihat bukan sekadar jumlah, tetapi ketulusan hati. Ada orang memberi banyak tetapi ingin dipuji, dan ada orang memberi sedikit namun keluar dari hati yang takut kepada Allah.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:
"Jagalah diri kalian dari api neraka walaupun dengan separuh kurma." (HR. Bukhari dan Muslim)
3. Istighfar Pendek Bisa Membuka Ampunan
Ma'asyiral Muslimin Rahimakumullah,
Istighfar adalah kalimat yang ringan, tetapi besar maknanya. Ketika seorang hamba mengucapkan astaghfirullah dengan hati yang sadar, ia sedang mengakui kelemahan, mengetuk pintu ampunan, dan kembali kepada Allah.
Jangan remehkan istighfar. Bisa jadi satu istighfar yang keluar dari hati yang hancur lebih mahal daripada ribuan ucapan yang tidak disertai kesadaran.
Allah berfirman:
"Maka aku berkata, mohonlah ampun kepada Tuhanmu. Sesungguhnya Dia Maha Pengampun." (QS. Nuh: 10)
Biasakan istighfar saat malam.
Biasakan istighfar setelah salah.
Biasakan istighfar ketika hati terasa jauh dari Allah.
4. Menjaga Lisan adalah Amal Besar
Jamaah Jumat yang berbahagia,
Menahan lisan dari menyakiti orang lain terlihat sederhana, tetapi sangat besar nilainya. Banyak dosa lahir dari lisan: ghibah, fitnah, dusta, hinaan, adu domba, dan ucapan kasar yang melukai hati.
Barang siapa mampu menjaga lisan, ia telah menjaga pintu besar keselamatan. Kadang amal terbaik bukan menambah banyak bicara, tetapi menahan diri dari ucapan yang tidak diridhai Allah.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:
"Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam." (HR. Bukhari dan Muslim)
5. Satu Langkah Menuju Masjid Bernilai Besar
Jamaah yang dirahmati Allah,
Langkah menuju masjid mungkin terlihat biasa. Tetapi setiap langkah yang diniatkan untuk memenuhi panggilan Allah memiliki nilai di sisi-Nya. Kaki yang melangkah menuju shalat sedang berjalan menuju rahmat Allah.
Jangan remehkan langkah kecil menuju kebaikan. Hari ini satu langkah ke masjid, besok satu ayat Al-Qur'an, lusa satu sedekah, kemudian satu dosa ditinggalkan. Dari langkah-langkah kecil itu, Allah bisa mengubah hidup seorang hamba.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:
"Barang siapa bersuci di rumahnya lalu berjalan menuju salah satu rumah Allah untuk menunaikan kewajiban, maka salah satu langkahnya menghapus dosa dan langkah lainnya mengangkat derajat." (HR. Muslim)
Jangan remehkan satu sujud.
Jangan remehkan satu ayat.
Jangan remehkan satu niat baik.
Bisa jadi dari yang kecil itulah Allah membuka pintu rahmat yang besar.
Penutup Muhasabah
Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,
Sering kali kita menunggu mampu melakukan amal besar, tetapi lupa menanam amal kecil yang ada di hadapan kita. Padahal jalan menuju ridha Allah bisa dimulai dari hal sederhana: memperbaiki niat, tersenyum, berkata baik, memberi sedikit, beristighfar, menjaga lisan, dan melangkah menuju shalat.
Jangan remehkan doa singkat.
Jangan remehkan sedekah sedikit.
Jangan remehkan istighfar pelan.
Jangan remehkan satu langkah menuju masjid.
Sebab yang kecil di mata manusia bisa besar di sisi Allah.
Semoga Allah menerima amal-amal kecil kita, membersihkan niat kita, mengampuni dosa-dosa kita, menuntun kita kepada amal yang diridhai-Nya, dan memanggil kita kelak dalam keadaan husnul khatimah.
Khutbah Kedua
Semoga Bermanfaat bagi Ummat
SIPULANA Digital Khutbah Kit