Pulau Tiga — Kantor Urusan Agama (KUA) Pulau Tiga menggelar pertemuan internal dalam rangka meningkatkan koordinasi dan memperkuat mutu pelayanan keagamaan kepada masyarakat. Kegiatan ini dihadiri oleh Ibnul Abas, S.Th selaku Plt. Kepala KUA Pulau Tiga serta seluruh staf KUA Pulau Tiga. (07/01/2026)
Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kekompakan, namun tetap mengedepankan profesionalitas. Seluruh pegawai duduk bersama membahas evaluasi program, laporan pelaksanaan kegiatan, dan strategi peningkatan kualitas layanan berbasis digital.
Dalam arahannya, Ibnul Abas, S.Th menegaskan bahwa KUA merupakan garda terdepan pelayanan keagamaan di tingkat kecamatan, sehingga penguatan koordinasi internal sangat diperlukan. “Setiap unsur, mulai dari penghulu, penyuluh, hingga admin dan staf pelayanan, memiliki peran penting dalam membentuk wajah layanan KUA. Oleh karena itu, sinergi kita harus semakin kuat,” ujar beliau.
Pertemuan ini juga membahas beberapa agenda strategis, diantaranya peningkatan pelayanan berbasis digital, efektivitas konsultasi keagamaan, penyederhanaan proses administrasi, hingga rencana penyuluhan terpadu di wilayah desa-desa binaan. Diskusi berjalan aktif dengan banyak ide dan inovasi yang disampaikan untuk mendukung pelayanan keagamaan yang lebih ramah, profesional, dan modern.
Seluruh staf KUA Pulau Tiga juga turut memberikan masukan berdasarkan bidang tugas masing-masing, mulai dari administrasi pelayanan, bimbingan masyarakat, hingga pengelolaan arsip dan data layanan. Kehadiran staf secara aktif mencerminkan keseriusan KUA dalam memperkuat kualitas pelayanan publik.
Sementara itu, Ishak, S.H, Penghulu KUA Pulau Tiga, menyampaikan laporan teknis terkait pelayanan pencatatan nikah, proses administrasi yang sudah terlaksanakan pada tahun 2025, serta sejumlah pembaharuan prosedur pelayanan yang perlu diperbaiki pada tahun 2026 ini. Ia juga memberikan masukan untuk penyederhanaan alur pelayanan di front office serta beradaptasi dengan perkembangan zaman dengan digitalisasi pelayanan keagamaan dan administrasi perkantoran.
Menanggapi itu Plt. K.a KUA Pulau Tiga menekankan untuk segera direalisasikan. Disisi lain, Habib Ismail Al Qadri memaparkan rangkaian konsep realisasi digitalisasi pelayanan keagamaan dan administrasi perkantoran tersebut secara detail, mulai dari membangun website dan lain sebagainya, sekaligus ia bersedia menjadi penanggung jawab ide besar ini.
Dengan adanya pertemuan internal ini, KUA Kecamatan Pulau Tiga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menghadirkan inovasi sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Harapannya, sinergi antarpegawai dan koordinasi yang terbangun semakin memperkuat peran KUA sebagai pusat layanan keagamaan yang unggul dan terpercaya.
Editor: Ishak, S.H
Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kekompakan, namun tetap mengedepankan profesionalitas. Seluruh pegawai duduk bersama membahas evaluasi program, laporan pelaksanaan kegiatan, dan strategi peningkatan kualitas layanan berbasis digital.
Dalam arahannya, Ibnul Abas, S.Th menegaskan bahwa KUA merupakan garda terdepan pelayanan keagamaan di tingkat kecamatan, sehingga penguatan koordinasi internal sangat diperlukan. “Setiap unsur, mulai dari penghulu, penyuluh, hingga admin dan staf pelayanan, memiliki peran penting dalam membentuk wajah layanan KUA. Oleh karena itu, sinergi kita harus semakin kuat,” ujar beliau.
Pertemuan ini juga membahas beberapa agenda strategis, diantaranya peningkatan pelayanan berbasis digital, efektivitas konsultasi keagamaan, penyederhanaan proses administrasi, hingga rencana penyuluhan terpadu di wilayah desa-desa binaan. Diskusi berjalan aktif dengan banyak ide dan inovasi yang disampaikan untuk mendukung pelayanan keagamaan yang lebih ramah, profesional, dan modern.
Seluruh staf KUA Pulau Tiga juga turut memberikan masukan berdasarkan bidang tugas masing-masing, mulai dari administrasi pelayanan, bimbingan masyarakat, hingga pengelolaan arsip dan data layanan. Kehadiran staf secara aktif mencerminkan keseriusan KUA dalam memperkuat kualitas pelayanan publik.
Sementara itu, Ishak, S.H, Penghulu KUA Pulau Tiga, menyampaikan laporan teknis terkait pelayanan pencatatan nikah, proses administrasi yang sudah terlaksanakan pada tahun 2025, serta sejumlah pembaharuan prosedur pelayanan yang perlu diperbaiki pada tahun 2026 ini. Ia juga memberikan masukan untuk penyederhanaan alur pelayanan di front office serta beradaptasi dengan perkembangan zaman dengan digitalisasi pelayanan keagamaan dan administrasi perkantoran.
Menanggapi itu Plt. K.a KUA Pulau Tiga menekankan untuk segera direalisasikan. Disisi lain, Habib Ismail Al Qadri memaparkan rangkaian konsep realisasi digitalisasi pelayanan keagamaan dan administrasi perkantoran tersebut secara detail, mulai dari membangun website dan lain sebagainya, sekaligus ia bersedia menjadi penanggung jawab ide besar ini.
Dengan adanya pertemuan internal ini, KUA Kecamatan Pulau Tiga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menghadirkan inovasi sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Harapannya, sinergi antarpegawai dan koordinasi yang terbangun semakin memperkuat peran KUA sebagai pusat layanan keagamaan yang unggul dan terpercaya.
Editor: Ishak, S.H