Logo Aplikasi
Preview Image
Berita Resmi Kegiatan

Ekoteologi Bahari dalam Aksi, KUA Pulau Tiga Dorong Kepedulian terhadap Kelestarian Laut

20 Aug 2026, 08:00 55 Dibaca
Ekoteologi Bahari dalam Aksi, KUA Pulau Tiga Dorong Kepedulian terhadap Kelestarian Laut

KUA PULAU TIGA — Upaya menjaga kelestarian lingkungan laut terus didorong melalui pendekatan yang tidak hanya berbasis kepedulian ekologis, tetapi juga nilai-nilai keagamaan. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan “Ekoteologi Bahari dalam Aksi” yang dilaksanakan pada Kamis, 20 Agustus 2026, di wilayah Pulau Tiga, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.

Kegiatan yang mengusung tema “Dialog Konservasi dan Penanaman Terumbu Karang” tersebut menjadi ruang untuk membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga ekosistem laut. Hadir dalam kegiatan tersebut H. Subadi, S.Ag., M.Si., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Natuna, serta Ibnul Abas, S.TH, Plt. Kepala KUA Pulau Tiga, bersama para peserta yang terlibat dalam kegiatan konservasi.

Dalam kegiatan tersebut, konservasi laut dipandang sebagai bagian dari tanggung jawab manusia dalam menjaga ciptaan Allah SWT. Laut yang menjadi sumber kehidupan masyarakat pesisir tidak hanya memiliki nilai ekologis dan ekonomi, tetapi juga merupakan amanah yang harus dirawat dan diwariskan dalam kondisi yang baik kepada generasi berikutnya.

Pesan tersebut kemudian diwujudkan melalui aksi nyata penanaman terumbu karang. Para peserta turut terlibat dalam kegiatan konservasi sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan ekosistem bawah laut. Penanaman terumbu karang diharapkan dapat mendukung pemulihan habitat laut sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa pelestarian lingkungan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

Konsep ekoteologi bahari yang diangkat dalam kegiatan ini memperlihatkan bahwa nilai-nilai agama dapat menjadi landasan dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan. Menjaga laut bukan sekadar persoalan ekologis, melainkan juga bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual manusia sebagai khalifah di muka bumi.

Bagi masyarakat di wilayah kepulauan seperti Natuna, keberadaan laut memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, menjaga terumbu karang dan ekosistem laut berarti turut menjaga sumber kehidupan masyarakat serta keberlanjutan lingkungan bagi generasi masa depan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap lingkungan perlu diwujudkan melalui kolaborasi dan tindakan nyata. Dialog memberikan pemahaman, sedangkan aksi konservasi menjadi langkah konkret untuk menerjemahkan kepedulian tersebut dalam kehidupan.

Semangat tersebut dirangkum dalam pesan “Menanam Terumbu Karang, Merawat Laut, Menjaga Amanah Allah”. Pesan ini menjadi ajakan agar masyarakat tidak hanya menikmati manfaat laut, tetapi juga mengambil bagian dalam merawat dan menjaganya.

Melalui Ekoteologi Bahari dalam Aksi, KUA Pulau Tiga menunjukkan bahwa pelayanan keagamaan dapat hadir dalam berbagai persoalan kehidupan masyarakat, termasuk dalam membangun kesadaran ekologis. Menjaga alam menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk merawat ciptaan Allah SWT dan memastikan keberlanjutan kehidupan bagi generasi yang akan datang.

Bagikan Artikel Ini:

Artikel Terkait

Galeri Kegiatan

Slider
Slider
Slider
Slider
Slider
App Logo

Install App

Pasang aplikasi SIPULANA agar lebih cepat & hemat kuota.

Beranda
Khutbah
Jadwal
Login